Gee *songficts part Minho*

Title: Gee *songficts part Minho*

Author: Annisa Liza Putri

Genre: unknown

Cast: Choi Minho,Han Joo Yeon

Cameo: Onew,Key,Han Soojin,Lee Eunhae

*Flashback

-Jooyeon POV-

“Aha! Listen Boy My First Love Story

My Angel and My Girls

My sunshine

Oh! Oh! let’s go!”

Pernahkah kalian mendengar sedikit lyric lagu diatas? Geurayo!

belakangan ini, Mp3,iPod,Ponsel,Laptopku selalu terdengar alunan lagu tersebut.

entah kenapa,aku begitu menyukai lagu itu… setiap hari selalu kuputar dimana saja…

aku tak bosan-bosannya mengulang,ulang dan ulang lagu tersebut. Bahkan mungkin iPod ku sudah hampir lumutan karena bosan setiap aku gunakan,hanya lagu itu yang dimainkannya.

Dan semua itu makin menjadi-jadi….

seakan lagu itu memang menjiwai dan benar-benar de javu bagiku!

De javu dalam arti begini…

ehm…

sekitar 3 minggu yang lalu,aku diajak eonni ku untuk menemaninya berkencan…

awalnya aku tidak mau,karena kupikir aku hanya akan menjadi orang tolol yang menemaninya berkencan. Ia akan duduk,tertawa,bermesraan dengan namjachingunya sedangkan aku hanya duduk termenung dan bengong melihat tingkah mereka.

namun,eonniku bilang… bahwa namjachingu nya si ‘Kim Kibum atau Key’ itu akan membawa temannya juga. Ehm,jadi intinya yaah seperti kencan ganda.

aku benar-benar menolak awalnya…

dalam bayanganku bagaimana kalau temannya itu tidak sama seperti Key oppa? Namjachingu eonni ku yang manis dan keren.

bagaimana kalau chingunya itu hanya bermata satu,tidak punya hidung,dan lainnya (?)

aku akan sangat dirugikan bukan?

Namun eonni ku tetap memaksaku untuk menemaninya pergi. Dengan berat hati,aku menemaninya.

selama diperjalanan menuju tempat rekreasi itu,hatiku tidak tenang.

siapa dia? Seperti apa dia? Oh No! rasanya aku ingin kabur dan pergi ke tempat yang aman.

aku seperti dikejar-kejar sesuatu yang membuat pikiranku semakin gusar.

setelah memakan waktu sekitar 30 menit. Akhirnya kami sampai di taman rekreasi itu.

Aku dan eonni ku. Kami disuruh menunggu untuk duduk di sebuah kedai ice cream yang ada di tempat itu,karena mereka sedang dalam perjalanan menuju kemari.

aku benar-benar bosan… duduk termenung,melihat orang-orang hilir mudik.

tiba-tiba eonniku nyeletuk…

‘Jooyeon ah~ kau pesan saja ice cream sana… daripada kau bengong seperti itu nanti malah lalat yang masuk ke mulutmu’

aku menatap tajam eonniku,seperti tatapan mata key oppa namjachingu nya.

‘aish! Kau ini… sudah minta temani banyak omong!’ jawabku sewot

‘hehehe,anio eonni kan hanya takut kalau kau bosan. Ppali,pesan saja ne?’

aku mengangguk,dan meninggalkannya menuju tempat pemesanan ice cream.

tidak banyak orang yang mengantri,jadi tidak membuatku menunggu lama untuk memesan.

sesekali aku menoleh ke belakang,dan… kulihat Key oppa sudah datang,dan ia sudah duduk bersama eonni ku di kursi kami.

tapi… NG aku tidak melihat chingu nya itu? Ia datang sendirian.

aish! Benar kan? Pasti aku hanya dikerjai oleh mereka berdua. Tapi setidaknya,lebih baik aku sendirian daripada harus bersama chingu nya yang tidak jelas itu.

Tiba-tiba…

‘ehm,nona? Ice cream mu sudah selesai.’ Tegur kasir kedai itu.

‘ah! Ah! Ne~ berapa semuanya?’

‘semuanya…. 3000 ₩.’

aku segera membuka dompetku dan membayar pesananku dengan uang pas.

‘kamsahamnida.’

‘ne,cheon.’

aku mengambil ice creamku dan saat aku berbalik…

“Neomu neomu meotjyeo nooni nooni booshuh

Soomeul moht shigettsuh ddeuleeneun gul

Gee gee gee gee baby baby baby

Gee gee gee gee baby baby baby

You’re so so handsome

My eyes my eyes are blinded

I can’t breathe because I’m trembling

Gee gee gee gee baby baby baby

Gee gee gee gee baby baby baby”

*gulp*

bagian lyric lagu itu terngiang di kepalaku.

bagaimana tidak? Seorang namja dengan wajah tampan,badan atletis dan matanya yang besar berdiri dihadapanku sekarang.

Aku benar-benar gemetar dibuatnya. Dadaku terasa sesak dan mungkin saja dari tadi aku tidak bisa bernafas karena melihatnya.

Omona~ nuguseyeo? Gumamku dalam hati.

Ia menyunggingkan senyumnya padaku. Aigo~ begitu manis… astaga! Aku ingin pingsan rasanya…

aku tersadar! Astaga! Apa yang kulakukan?

aku benar-benar salah tingkah dibuatnya.

aku hanya bisa membalas senyumnya… lalu aku kembali menuju kursiku dengan sesekali menoleh ke belakang untuk melihat namja itu.

saat sampai di kursi,key oppa menyapaku

‘annyeong dongsaeng?’

namun aku benar-benar tidak konsen. Pikiran,pendengaran dan penglihatanku masih terfokus pada namja itu.

‘aish~ Jooyeon ah~? Apa yang kau lihat?’ tegur eonni ku

‘ah? Ah? Wae?’ jawabku kaget

Kulihat key oppa memonyongkan mulutnya.

‘oppa.. waeyo?’ tanyaku jujur

‘aigo~ jadi dari tadi kau tidak mendengarku?’

aku mengerutkan dahiku….

‘eummm,ani…’ jawabku.

‘hah? Aish! Jooyeon ah~ kau itu harus teliti dengan sekitar! Jangan melamun! Tidak baik tau! Kalau kau begini terus mungkin jika kiamat mendadak datang *kiamat emang dadakan kali mas ==”* mungkin kau paling duluan mati! Arasseo?’

key oppa mengomel sepanjangan namun aku tidak mendengarkannya. Aku hanya mengangguk,namun konsentrasiku masih tertuju pada namja itu.

‘umm eodie?’ Tanya eonniku

‘nugu?’ jawab key oppa

‘chingu mu itu? Dia ikut kan? Tidak mungkin aku membiarkan kita berduaan sedangkan Jooyeon sendirian.’

‘ooh! Ne ne… ada! Tunggu saja sebentar.’ Jawab key oppa

kulihat senyum iblisnya keluar.

Aigo~ apa maksudnya? Apa benar chingu nya itu seperti yang kubayangkan? Aissh!!! Keterlaluan!

aku mengerucutkan bibirku dan mulai menyendokki ice cream ku yang mulai cair.

belum sampai dengan sempurna ice cream itu masuk ke mulutku,aku tersedak dengan hebat.

‘Ukkh!’

‘Jooyeon ah? Gwaenchanayo??’ Tanya eonniku panik

aku memejamkan mataku,berusaha menyetabilkan pikiran dan nafasku.

akhirnya aku mengangguk.

Bagaimana tidak bisa tersedak? Namja itu! Namja yang tampan dan matanya yang besar itu! Ia.. ia menghampiri kursi kami,duduk di samping key oppa dan berhadapan langsung denganku.

Omona~ apa yang ia lakukan??? Benar-benar membuatku semakin bingung.

‘annyeonghaseyo…’ sapanya sopan

*deg*

mendengar suaranya jantungku berdetak cepat…

‘annyeong.’ Jawab kami kompak

key oppa mulai membuka pembicaraan…

‘nah jooyeon~ kenalkan… ini chingu ku. Namanya choi minho. Dan minho kenalkan ini adik dari yeojachinguku han jooyeon.’

kami berdua bersalaman. Tanganku keringat dingin,dan omona~~~~~ ia menggenggam tanganku erat… rasanya aku ingin melompat karena girang.

‘nah,untuk hari ini kalian bisa berjalan bersama dulu ne? dan mengenal diri masing-masing. Siapa tahu kalaian berdua cocok?.’ Goda key oppa.

aku hanya menyengir dan dapat kulihat wajah minho… ah! Ne minho! Namanya. Wajahnya memerah dan sesekali menatapku.

‘ayo kita jalan!’ ajak key oppa…

ia menarik tangan eonniku beranjak dari kursi.

dan tiba-tiba…

‘ayo!’ minho menarik tanganku keluar dari kedai itu dan di sepanjang jalan ia menggenggam erat tanganku layaknya yeojachingu nya.

‘ummm baiklah jooyeon… berapa usiamu?’ tanyanya padaku sambil berjalan pelan

‘umm,18… kau?’ tanyaku balik padanya.

‘aku? Aku 20… waah usia kita tidak terlalu jauh yah?’

‘hehe,ne..’

aku hanya mendongak menatap wajahnya yang bling-bling itu #Plakkk emang Jonghyun???O_o

Lanjut lagi!

“O neomu bukkeureoweo chyeodabol su eopseo

Sarange ppajyeotseo soojoobeun geol

Gee gee gee gee baby baby baby

Gee gee gee gee baby baby baby

Oh I feel so embarrassed

I can’t look at you

I feel shy because I’ve fallen in love

Gee gee gee gee baby baby baby

Gee gee gee gee baby baby baby”

Tiba-tiba,ia menatapku… ia tersenyum.

secara refleks aku segera menundukkan wajahku yang kurasa sudah memerah seperti kepiting rebus dibuatnya😀

kurasakan tangannya mengangkat wajahku. Aku benar-benar tertegun dibuatnya.

ia memperhatikan wajahku dengan detil dan sedetil mungkin.

ia kembali tersenyum…

‘kau begitu cantik… matamu besar,bibirmu mungil,wajahmu begitu lembut.’ Gumamnya

‘OMONA~~~ >.<’

*blushing >/////<*

‘NG!… NG!’ hanya kata NG yang dapat kukatakan… seperti Onew oppa… namjachingu sahabatku lee eunhae di kampus. Ya~ apa ini karma? Selama ini aku hanya bisa mengejek Onew oppa karena ia selalu berkata NG~! oh no! begini rasanya? Ya oNew Oppa… aku mengerti =.=”

Selama seharian kami menghabiskan waktu bersama. Tertawa,bercerita dan sebagainya.

hari sudah menunjukkan pukul 04 sore.

segera kami ingin pulang sebelum kemalaman. Kami diantar Key oppa.

key oppa menyetir dan eonniku duduk di depan bersamanya.

sedangkan aku dan minho duduk dibelakang.

*Saat di mobil

‘Jooyeon…’ tegur minho oppa

*deg* lagi-lagi jantungku berdetak cepat.

‘n..ne?’ jawabku kaku. Aku benar-benar tidak berani menatapnya… nanti ia akan tahu kalau aku salah tingkah karenanya.

‘kau kuliah dimana?’ tanyanya

‘umm,Chun ah~ university,’ jawabku

‘ooh… ne,ne… ngomong-ngomong kau kenal dengan Lee Jinki atau Onew?’

‘Onew oppa? Ne! geuraeyo! Waeyo.?’ Tanyaku

‘Jinjja? Dia itu temanku dan Key hyung waktu SMA.. titip salam padanya yah?’

‘ah.. ne oppa.’

—….sunyi….—

‘sampai!’ pekik key oppa girang.

‘ne? hmm,baiklah ayo jooyeon kita turun!.’ Ajak eonni ku

‘hmm.. ne~’ jawabku lesu.

‘jamkkanman!.’ Kurasakan minho oppa menarik lenganku,menahan diriku keluar dari mobil.

‘ne?’ tanyaku bingung.

‘boleh aku meminta nomer ponselmu?,’

*deg* lagi-lagi-lagi aah omona~ ia meminta nomer ponselku?

‘aah untuk?’ tanyaku basa-basi

‘gwaenchana… siapa tahu kita yaa…’ ia mengaruk-garuk kepalanya seperti orang tolol😄

sebelum dia mengurungkan niatnya segera aku mendiktekan nomer ponselku dan ia menyimpan di ponselnya.

Aku dan eonniku berdiri di depan pintu rumah kami. Minho keluar dan pindah duduk ke kursi depan. Key oppa melambai dari dalam kaca. Dan eonniku membalasnya.

setelah itu mereka melesat pergi.

Aku masuk ke dalam kamarku,mandi dan kembali berbaring di atas kasur empukku.

tiba-tiba ponselku bergetar…

dari nomer yang tidak dikenal? Hmmm…

dan omona,omona… ternyata minho oppa?

kami saling mengirim pesan,dan pesan hingga sebuah pesan benar-benar membuatku bengong dan aish! Eotteohke???

“From: Minho

To: You

hmm jooyeon ah~ ini sudah larut malam. Besok kau kuliah bukan? Nanti aku akan menjemputmu,sekalian bertemu dengan Onew hyung. Ajak dia yah? Annyeong…”

“Eotteoge hajyo (eotteokhajyo)

ddeuleeneun maeum (ddeuleeneun maeum)

(Dugeun dugeun dugeun dugeun) dugeundugeun georyeo

bamen jamdo mot eerujyo

What should I do? (What should I do~)

About my trembling heart (My trembling heart)

(Thump thump thump thump) My heart kept thumping

So I couldn’t fall asleep at night”

iPod ku memutar bagian lyric yang itu…

aish! Benar-benar sama dengan perasaanku sekarang?!

omona~~~ ada apa ini???

aku benar-benar tidak bisa tidur memikirkan semua yang terjadi hari ini… omona~ Gee!

esoknya seperti biasa aku datang ke kampus. Setelah selesai seperti biasa… aku,eunhae,dan Onew Oppa selalu bertiga duduk di kantin kampus seperti trio kwek kwek😄

aku hanya bengong menatap eunhae dan Onew oppa yang bermesraan layaknya pasangan.

#plakk

emang pacaran kan?😄

‘Jooyeon ah… kenapa kau bengong melihat kami.?’ Tegur eunhae

‘ne,gwaenchanayo’ jawabku simpul.

onew oppa menatapku,aku juga menatapnya…. NG aku seperti teringat akan sesuatu?

‘Ah! Ne!’ pekikku kuat

‘mwo? Apanya?’ Tanya Onew oppa.

‘oppa.. apa kau mengenal… NG Choi Minho?.’ Tanyaku

‘Choi Minho…? NG… NG…’ *mulai deh prossessor onew oppa leletnya =.=”

‘ah ne! waeyo?.’

‘anio.. dia itu teman namjachingu nya eonniku Key oppa,dia bilang dia akan…’

OMONA!!! Aku ingat janji nya semalam!

‘jooyeon?’ Tanya onew oppa dan eunhae kompak melihatku segera buru-buru membuka ponsel.

benar saja! Sudah banyaaaaaaaaak sekali pesan dari minho oppa…

‘aigo~ eotteohke???’ gumamku bingung

tiba-tiba ia menelponku,langsung saja aku angkat…

‘yeoboseyo?’

‘jooyeon ah? Eodie? Aku sudah sampai di kampusmu.’

‘aa..aku ada di kantin,kau tahu kan tempatnya.?’

‘oh ne! geurae! Jamkkanman ne?’

‘ne..’

‘nuguseyeo?’ Tanya eunhae

‘Ng..Ng…’

‘aish! Kau ini pasti ada apa-apa yaah?’ godanya

wajahku memerah….😄

Tiba-tiba…

‘Jooyeon ah?’

minho oppa datang! Ya dia datang! Dia duduk di samping ku dan menyapa Onew oppa dan eunhae.

‘annyeong…’ sapanya

‘annyeong…’ sapa kami serempak.

‘Minho??’ pekik Onew

‘hyung??? Omo~ apa kabarmu?’

mereka berdua berpelukan seperti teletubbies😄 #plakk

‘baik,kau?’

‘baik.. ehm nugu?’

‘ah ini yeojachinguku… eunhae.’

‘annyeong eunhae.’

‘annyeong… oppa.’ Jawab eunhae sopan.

kami mengobrol bersama,lalu minho oppa mengantarku pulang…

selama dijalan aku hanya memandang wajahnya…

Omona~~~

benar kata-kata eunhae tadi… kalau aku seperti orang bodoh sejak mengenalnya,ya hanya dia Choi minho.

‘oppa?’

‘ne?’

‘boleh aku nyalakan tape radio mobilmu?’

‘ne,geurae nyalakan saja dongsaeng,.’

*deg*

‘apa? Dia tadi panggil apa? Dongsaeng?.’ Whoala dia memanggilku dongsaeng saja sudah benar-benar membuatku melayang. Kekekeke

Dan…

“Naneun naneun babongabwayo

Geudae geudae bakke moleuneun babo

Geulaeyo geudael boneun nan

I guess I guess I’m a fool

A fool that knows you, only you

Yes, as I look at you~~”

Haduh lyric ini? Kenapa tepat siih? Aku masih mengernyit bingung. Dan bergumam lagu itu pelan.

‘kau suka lagunya?’ tanyanya padaku

‘NG.. ne,neomu.’ Jawabku

‘Jinjja? Nado!’

‘eh? Jinjjayo? Waeyo oppa?’

‘hmm… karena kurasa lagu ini yaaa entah mengapa pas dengan hidupku.’

*end of Flashback

-Author POV-

Jooyeon sedang duduk-duduk di dekat sebuah taman di dekat kampusnya. Ia bersandar di bawah sebuah pohon yang sangat rindang sambil mendengarkan alunan lagu di iPodnya sambil membaca sebuah buku novel yang sangat tebal.

Tiba-tiba ia merasakan sesuatu menyentuh bahunya. Ia lantas menoleh ke belakang. Namun tidak ada seorangpun. Sekali lagi,ia merasa disentuh,namun tidak ada seorangpun. Jooyeon bukanlah gadis penakut. Tapi kali ini ia cukup bergidik dan merinding.

Sekali lagi sesuatu itu menyentuhnya. Cukup sudah! Jooyeon mulai habis kesabarannya. Ia berfikir ‘mana ada hantu di siang bolong?.’

ia menutup bukunya… menyenderkan tubuhnya rapat ke batang pohon. Ia menunggu sesuatu yang mengganggunya itu dan benar saja! Ada sebuah tangan kembali mencoba mengganggunya. Jooyeon hanya tersenyum dan mendekati tangan itu,sambil menutup matanya karena takut (?) ‘apakah itu tangan manusia? Atau bukan? Hiiy.’ Pikirnya. Langsung saja sambil berteriak ia memukulkan novelnya itu kea rah sesuatu itu.

‘Kyaaaaaaaa!!!!!.’

*BRUGG*

Bunyi sesuatu yang terdengar sangat kuat. Jooyeon masih memejamkan matanya karena tidak berani melihat apa yang barusan ia pukul dengan bukunya.

‘AIGO~~~’

‘mwo?’ *deg*

Suara seorang namja… jooyeon sedikit-sedikit mulai membuka matanya dan TARAA~~

betapa terkejutnya ia melihat seorang namja yang sudah dikenalnya terjatuh lemah akibat pukulannya tadi.

YA! CHOI MINHO! Namja itu adalah CHOI MINHO!

Jooyeon segera menghampiri minho. Langsung saja ia membaringkan kepala minho dipangkuannya sambil terus menampa-nampar (?) wajahnya agar bangun. Jooyeon panikk seketika… ia mengipasi wajah minho dengan kertas. Namun minho tak kunjung bangun. Jooyeon hanya pasrah dan menunggu minho bangun dari pingsannya.

2 jam kemudian…

‘eummn… ah…’

Minho terbangun dari pingsannya. Ia menatap sekitar. Masih di tempat tepatnya di bawah pohon itu. Ia menoleh kesamping lalu dilihatnya ke atas. Betapa terkejutnya ia saat tahu bahwa ia terlelap dia atas pangkuan jooyeon.

Tiba-tiba…

‘eumm…’ sekarang gantian jooyeon yang terbangun. Minho segera berpura-pura tidur kembali. Jooyeon menatap minho yang masih pingsan.

‘aigo~ oppa bangun! Jebaaal! Huwaaaa apa aku membuatnya gegar otak? Bagaimana kalau dia amnesia??? Aigo jooyeon ah paboya… hiks.’ Ia tanpa sadar meneteskan air matanya.

Ia memeluk tubuh minho. Minho hanya menahan geli mendengar pernyataan jooyeon tadi. Ia berusaha menahan tawanya yang hampir meledak.

“Neomu banjjak banjjak nooni booshuh no no no no no

Neomu kkamjjak kkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh

Neomu jjarit jjarit momi ddeullyuh gee gee gee gee gee

O juhjeun nunbit (oh yeah~) oh joeun hyanggee (oh yeah yeah yeah~)

So bright so bright My eyes are blinded no no no no no

So surprised surprised I’m shocked oh oh oh oh oh

So tingly tingly my body is trembling gee gee gee gee gee

Oh glittering eyes (oh yeah~) Oh sweet aroma (oh yeah yeah yeah~)”

‘hey nona manis…’ *jooyeon blushing* >////< panggil minho

‘mwo? Oppa??? Omona~ akhirnya kau sadar… mianhae,mianhae,mianhaeyooo jebaaal.’

Minho hanya terkekeh mendengarnya. Ia lalu bangkit dari pangkuan jooyeon.

‘hmm… enak juga yah ternyata tidur di pangkuanmu.’ *wink~~*

Jooyeon menganga mendengarnya…

‘ja..jadi??? kau???’

‘hmm aku tadi memang sempat pingsan. Namun aku masih malas untuk bangun jadinya aku tidur lagi deeh.’

‘ooh ne.. tapi kau maafkan aku kan???’

Minho mengangkat kedua alisnya berpikir. Jooyeon hanya memasang aegyo padanya

‘hmm,ne aku maafkan.’

‘mwo? Gomawo oppa…’ ucap jooyeon girang

‘hmm ne,… memangnya kenapa kau sampai memukulku seperti itu? Aku kan hanya mengusilimu.’

Jooyeon tertunduk malu dan akhirnya menceritakan segalanya.

‘HAHAHAHAHA~~’ tawa minho buyar

‘mwo wae Oppa?’

‘hahahaha dasar kau ini! Mana ada hantu di siang bolong.’

‘hehe,ne…’

‘hmm yasudah kita pulang? Kajja!.’

‘ah? Ne,ne…’

Minho menggandeng erat tangan jooyeon di sepanjang jalan menuju ke arah mobilnya. Ia lalu membukakan pintu untuk jooyeon dan masuk ke mobil.

selama diperjalanan hanya keheningan yang menghampiri mereka. Jooyeon sibuk dengan ponselnya sedangkan Minho sibuk dengan kemudinya.

“O neomu neomu yeppeo mami neomu yeppeo

Cheot nune banhaetseo kkok jjipeun gul

Gee gee gee gee baby baby baby

Gee gee gee gee baby baby baby

Oh so so pretty

Your heart is so pretty

I was captured from first glance, caught so closely

Gee gee gee gee baby baby baby

Gee gee gee gee baby baby baby”

‘sampai!…”hah? jinjja? hehehehe ne,gomaptaaaa.’

jooyeon ingin segera turun dari mobil minho namun minho menarik tangannya.

‘jamkkanman..”mwo?’

‘terimakasih yah untuk yang tadi siang.”aah? …. N…ne.. ne hehe.’

jaeyeon lalu turun dan berdiri di depan rumahnya. minho lalu melesat pergi.

muka Jooyeon memerah seketika. hingga eonni nya kebingungan melihat dongsaengnya itu.

“Neomuna ddewguhwuh manjil suga eopseo

Sarange tabeoryeo hookkeunhan geol

Gee gee gee gee baby baby baby

Gee gee gee gee baby baby baby

I can’t touch it because it’s so hot

I’m engulfed by love’s fire completely

Gee gee gee gee baby baby baby

Gee gee gee gee baby baby baby”

saat jooyeon sedang tiduran sambil mengerjakan tugasnya. ponselnya berdering….

‘yeoboseyo?”Jooyeon? belum tidurkah?’

*deg*

‘mi..minho oppa?.”ne’

‘kau belum tidur? ini sudah larut.’

‘ne,aku masih mengerjakan tugas. oppa?’

‘mwo? ya sudah selesaikan saja dulu.’

‘anioo ini sudah selesai tepat sekali.’

‘ooh jinjja?’

‘ne oppa~ kau ini selalu memperlakukan aku seperti anak kecil saja.’

‘hmm yasudah nanti akan kuperlakukan kau seperti Wanita.’

*DEGGG*

sempat terjadi keheningan diantaranya. jooyeon masih bengong gak percaya dengan omongan minho tadi padanya.

‘jooyeon?’

‘n..ne?’

‘ini sudah larut besok kau kesiangan kalau belum tidur yah? annyeong… good night.’

‘nado oppa.’

“Eojjeomyeon joa (eojjeomyeon joayo)

Soojoobeun naneun (soojoobeun naneunyo)

(Molla molla molla molla)] mollahamyeo maeil

geudaeman geurijyo

What should I do (What should I do) because I’m so shy

(No no no no no) I don’t know why but every day I long for only you”

jooyeon membaringkan tubuhnya dan ia berpikir

‘can i sleep tonight?’

*Esoknya

‘kyaaaa~ aku kesiangan!!!!’ teriak jooyeon

ia berlari ke kamar mandi,berpakaian lalu pergi begitu saja ke kampusnya tanpa sarapan sedikitpun.

benar saja! ia hampiiiiir telat.

ia segera masuk dan meminta maaf pada dosennya.

Hari itu Onew tidak masuk. jadi ia hanya berdua dengan eunhae. lantas eunhae menanyakan alasannya pada Jooyeon mengapa sampai kesiangan?

jooyeon hanya nyengir dan akhirnya menceritakan segalanya pada eunhae.

eunhae cuma ketawa terbahak-bahak…

“Chinhan chingudeureun malhajyo

Jeongmal neoneun jeongmal motmalryeo babo

Hajiman geudael boneun nan

My close friends tell me

That I’m really a helpless fool

But as I look at you~~”

ia bilang kalau jooyeon seperti orang bodoh semenjak berkenalan dengan minho.

baru saja mereka melangkah keluar dari kampus,keduanya menganga melihat seorang namja tersenyum dan melambai ke arah mereka berdua.

‘Minho oppa?.’

‘ne,dia menjemputmu.’

minho menghampiri keduanya.

‘jooyeon,kita pulang kajja!.’

‘Ng…ng..’

‘ah? eunhae mau ikut?.’

‘anioo hehe aku ada urusan oppa,gomawo.’

‘ta..tapi…’

‘yasudah hati-hati yaah? annyeong.’

‘anyyeong oppa,jooyeon.’

eunhae lalu pergi berlari menuju halte busway

minho dan jooyeon segera melesat pergi.

“Neomu banjjak banjjak nooni booshuh no no no no no

Neomu kkamjjak kkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh

Neomu jjarit jjarit momi ddeullyuh gee gee gee gee gee

O juhjeun nunbit (oh yeah~) oh joeun hyanggee (oh yeah yeah yeah~)

So bright so bright My eyes are blinded no no no no no

So surprised surprised I’m shocked oh oh oh oh oh

So tingly tingly my body is trembling gee gee gee gee gee

Oh your glittering eyes (oh yeah~) Oh this sweet aroma (oh yeah yeah yeah~)”

saat ditengah perjalanan,jooyeon tahu ini tidak mengarah kerumahnya.

namun ia hanya diam. mungkin minho ingin mampir ketempat lain sebentar.

30 menit kemudian…

‘sampai!’

‘mwo? eodie?’

‘kajja!’

minho mengajak jooyeon turun. ke sebuah tempat yang sangat indah. rerumputan hijau,ada sebuah kolam jernih,dan sebuah pohon akasia besar disana.

minho mengajak jooyeon untuk duduk dibawah pohon itu.

‘jooyeon…’

‘ne?’

‘kau suka tempat ini?’

‘hmm ne… neomu….’

‘wae?’

‘neomu yeppeo ah~’

‘ne,sepertimu.’

*DEG*

‘hehe,gomawo oppa.’

***___SUNYI___***

‘jooyeon?’

minho menggenggam tangannya erat.

‘ne?’

‘kau tahu? dari awal kita bertemu,aku menyukaimu. tapi…’

‘apa?’

‘aku takut,bahwa kau tidak menyukaiku.’

jooyeon hanya menunduk dan diam.

‘jooyeon?’

‘ne?’

‘maukah… kau… NG… jadi YEOJACHINGUKU?’

*DEG*

“Maldo mothaet geol

Neomu bukkeureoweo haneun nan

Yongiga eopneun geolkka

Eotteokhaeya joeun geolkka

Dugeun dogeun mam jorimyeo barabogo itneun nan (ya~)

I can’t even say anything

I’m too embarrassed

Do I not have any courage?

What would be the right thing to do?

Thump thump my heart is anxious as I’m looking at you”

‘a…’

‘jooyeon ah~ jebal… aku mencintaimu.’

minho mendorong tubuh jooyeon ke batang pohon itu hingga tubuh mereka berhimpit.

jooyeon benar-benar panik dibuatnya,

‘YA! AKU JUGA!.’ gumamnya dalam hati

‘Jooyeon?’

‘ng… oppa…. a.. aku…’

‘ne?’

‘ne,aku mau.’

‘jinjja?’

‘ne…’

minho tersenyum lebar dan segera memeluk jooyeon erat.

‘saranghae…’ bisiknya

‘ne,nado sarang oppa~’

“Neomu banjjak banjjak nooni booshuh no no no no no

Neomu kkamjjak kkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh

Neomu jjarit jjarit momi ddeullyuh gee gee gee gee gee

O juhjeun nunbit (oh yeah~) oh joeun hyanggee (oh yeah yeah yeah~)

So bright so bright My eyes are blinded no no no no no

So surprised surprised I’m shocked oh oh oh oh oh

So tingly tingly my body is trembling gee gee gee gee gee

Oh your glittering eyes (oh yeah~) Oh this sweet aroma (oh yeah yeah yeah~)”

‘oppa…’

‘ne?’

‘bisa kau lepaskan pelukanmu? aku sesak.’

‘aah ne,geurae.’

minho melepaskan pelukannya ia mengusap lembut wajah jooyeon.

dan

*CUP~*

minho mengecup bibir jooyeon lembut.

lalu melepasnya

‘itu tanda cintaku jagiya~’

‘oppa ah~’ jawab jooyeon malu

‘wajahmu cantik yah kalau memerah? yasudah biar aku buat lebih merah lagi biar kau tambah cantik.’

dan minho mencium bibir jooyeon (lagi!).

“Neomu banjjak banjjak nooni booshuh no no no no no

Neomu kkamjjak kkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh

Neomu jjarit jjarit momi ddeullyuh gee gee gee gee gee

O juhjeun nunbit (oh yeah~) oh joeun hyanggee (oh yeah yeah yeah~)

So bright so bright My eyes are blinded no no no no no

So surprised surprised I’m shocked oh oh oh oh oh

So tingly tingly my body is trembling gee gee gee gee gee

Oh your glittering eyes (oh yeah~) Oh this sweet aroma (oh yeah yeah yeah~)”

FINISH~~~mianhae yaah kalo gaje atau aneh bahkan jelek… T___T

habisnya author baru pertama kalinya buat FF ‘songfict’ dan korbannya lagu favorite ama bias sendiri lagi.

@bang Menong SILau: ampun yah abang😄 *PLAKKK PLOOKKK PLAKKK

hehehehe

RCL please….. ^_^

kalo ada yang kurang atau gak suka tinggal komentar aja yaah

Kamsahamnida❤

Love u readers ^.~

Minho Gee😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s