The Named I Love *Songfict part Onew* [2/2]

Title: The Name I Loved *Songfict part Onew* [2/2]

Author: Annisa Minoz Shinee

Genre: Sad,Romance,and Songfict

Cast: Lee Jinki ‘Onew’,Han Hyesoo

Cameo: Seo Joohyun SNSD,Jung Yonghwa C.N.BLUE

Length: 2 (twoshoots)

Part sebelumnya:

disini

annyeong readerrrsss ^^

akhirnya kelar juga ini FF

#Plakk

hadeeh waktu buat part ini agak merinding disko git yaak

wahahahahahahahahahahahahhahaha

LOL

okey langsung nikmati

*emang makanan? ==”

kekekekeke

Buat yang gak kena tag? ada beberapa alasan

1.TIDAK RCL DENGAN LENGKAP

2.DIABAIKAN BEGITU SAJA FF SAYA

3.CUMA LIKE? TAPI GAK KOMEN? EMANG KOMEN BAYAR?

4.KOMEN KALIAN CUMA ‘LANJUT CHINGU…’ TAPI MINTA TAG MULU?

SAYA MOHON KALO MINTA TAG JANGAN GAK DIHARGAIN… ITU SAJA

^^

Part 2

*Flashback*

Seoul,14th December 2008

Aku sedang berjalan-jalan ditaman. Tiba-tiba… seperti biasa,rasa sakit mendalam itu kembali datang dan terasa sangat menusuk dijantungku. Aku yang sedang asik-asiknya mengitari taman disitu langsung jatuh begitu saja dan pandanganku gelap. Lalu,aku tak ingat apa-apa lagi.

saat aku terbangun,aku sudah berada di ruang UGD didampingi kedua orangtuaku,dokter serta beberapa perawat.

‘eomma? Aku dimana?’ tanyaku lemas

‘Hyesoo ya… bertahanlah ne? berdoalah semoga sebentar lagi ada sebuah donor jantung untukmu.’

‘jantung? Ada apa dengan jantungku eomma?’ tanyaku terisak

Eomma dan appaku terlihat begitu cemas.

‘ya jawablah! Ada apa dengan jantungku???’

‘ja.. jantungmu… bocor lagi sayang… tapi,kali ini benar-benar fatal,harus ada donor jantung untukmu.’ Jelas eomma.

Aku diam,menangis sejadi-jadinya…

ya? Apa ini takdirku? Apa aku harus mati juga hari ini? Tuhaaan aku ingin hidup! Aku tak mau mati!

aku semakin pasrah saja. Mengingat dokter mengatakan kalau 30 menit lagi belum ada donor untukku maka habislah aku!

Jam semakin mengarah ke angka 17:30.

ya tuhan? Apa tinggal 10 menit lagikah nyawaku? Kurasakan jantungku semakin sakit rasanya.

Tiba-tiba…

‘dokter! Syukurlah! Ada donor jantung untuk pasien Han Hyesoo!’ teriak seorang suster

‘Jinjja? Baiklah… Hyesoo berdoalah semoga operasinya lancar ne? kami harus membiusmu… ara?’ aku hanya mengangguk pasrah. Oh tuhan! Terimakasih!

aku pun lalu dibius dan tak ingat apa-apa lagi.

***___***___***

Aku terbangun,kurasakan tubuhku begitu nyaman. Tak ada lagi rasa sakit itu. perlahan-lahan kubuka kedua mataku. Awalnya samar-samar,namun akhirnya aku dapat mengenali wajah eomma dan appaku yang daritadi menungguku sadar dengan cemas. Aku tersenyum kearah mereka.

‘Hyesoo ah… kau sadar anakku? Bagaimana perasaanmu sekarang?’

‘baik umma… sangat-sangat baik…’

‘jinjja? Baguslah kalau begitu’ sahut appaku.

‘eomma?’

‘ne?’

‘siapa yang mendonorkan jantung untukku ini? Apa seorang namja? Halmoni?’

Eommaku terdiam. Kulihat wajahnya tertunduk lesu.

‘hmm,anio… seorang yeoja tepatnya.’

‘jinjja?’

‘ne,dia sebayamu hyesoo…’

‘sebaya?’

‘ne…’

‘mwo? Eodie? Kenapa ia donorkan jantungnya untukku???’

‘hmm,hyesoo… dia sudah meninggal. Untung saja keluarganya berbaik hati mau mendonorkan jantung anaknya itu padamu tanpa apapun.’

‘M..mwo? Nuguya eomma? Nugu???’

‘namanya SHIN HYENA… ia meninggal sekitar sejam yang lalu dalam sebuah kecelakaan.’

Aku terdiam,menatap eommaku…

‘j..jinjja?’

‘ne…’

‘eomma… boleh aku lihat mayatnya? Aku ingin tahu orangnya! Jebaaal’ paksaku

‘kau yakin?’

‘ne…’

‘hmm,geurae… kajja!’

Aku dan eommaku,kami berjalan menyusuri rumah sakit. Hingga kami berdiri didampingi seorang petugas rumah sakit di depan kamar Jenazah. Aku agak merinding awalnya,tapi… aku harus! Ini adalah balas budi!

Kami perlahan masuk,melihati mayat-mayat yang sudah ditutupi kain. Hingga akhirnya,kami membuka sebuah kain yang ada bet bertuliskan ‘Shin Hyena.’ Perlahan-lahan petugas itu membuka kainnya dan…

‘[Kim Yun Woo] Honja hal su eomneun

sarangiran neukkimeun naege dagawa

Sijak hal su do eomneun

geuriumdeureun keojyeoman gago

Sirin gaseum han kyeonen

neoui hyanggiman nama

The feeling of love,

which cannot be realized alone, draw near.

The yearning for this love I couldn’t even begin

only grows bigger,

and in a column of my chilled heart,

only your scent remains.’

Kulihat seorang yeoja cantik,tak bernyawa lagi. Tubuhnya pucat karena kehabisan darah. Banyak sekali lecet-lecet di tubuhnya. Rambut pendeknya membuatnya begitu terlihat cantik. Ya.. omona… cantik sekali yeoja ini gumamku. Kulihat raut wajahnya yang tersenyum. Kurasa ia meninggal dalam keadaan bahagia? Begitukah? Pikirku polos. Tiba-tiba air mataku jatuh begitu saja. Aku merasa yeoja ini sangat dekat denganku. Ya? Ada apa ini? Eommaku merangkulku.

‘ ya Han hyesoo,berjanjilah pada yeoja cantik yang tidak berdaya didepan kita ini. Jagalah bagian tubuhnya yang telah ia berikan padamu untuk dijaga… ne?’

‘ne,eomma! Pasti!’ ucapku terisak

Aku lalu memegang kedua tangan Hyena. Dan menggenggamnya erat

‘ya Hyena… aku berjanji! Aku akan menjaga Jantungmu ini! Aku berjanji! Kamsahamnida! Aku sangat berhutang padamu! Aku harap Tuhan tulus menerimamu. Semoga kau tenang yah? Kau memang cantik,dan juga baik hati…’

Semenjak itu,aku merasa sangat berhutang… aku terus menjaga kesehatanku. Dan juga itu tadi… mengunjungi makam orang yang sangat berjasa bagi diriku ini.

ya,begitulah ceritanya mengapa aku selalu kesini?

*End of Flashback*

-Onew POV-

‘Ya! Begitulah ceritanya Onew ssi…’ cerita yeoja itu

Aku terperanga… jadi? Jantungnya? Yang sekarang? Jantung Hyena?

aku menatap yeoja itu dalam. Ia menyunggingkan senyum manisnya padaku. Jantungku begitu berdegup kencang. Rasanya sesuatu yang meledak-ledak terjadi dalam diriku.

Tiba-tiba hujan turun dengan deras…

‘YA Hujan! Eottae?’

‘ya Hyesoo ssi kajja!’

Aku menariknya masuk ke dalam mobilku. Sampai dimobil kami segera membersihkan diri dari hujan yang basah menimpa kami (?)

-Author POV-

‘ini… pakai,nanti kau kedinginan’ ucap Onew seraya memberikan jaket hitamnya

‘ne,gomawo… NG’

‘oppa…’ tambah onew

‘ne,onew oppa^^’

‘baiklah rumahmu dimana?’

‘di xxxxxxx’

‘jinjja? Baiklah lebih  baik kuantar saja kau pulang,nanti orangtuamu mencarimu ne?’

‘ne,gomawo…’

Onew mengantar Hyesoo sampai tepat didepan rumahnya. Hyesoo pamit dan segera masuk kedalam Rumahnya.

*Tomorrow*

-Author POV-

Hari itu,Onew datang ke kampus dengan wajah yang begitu kelam. Ya,megingat kejadian-kejadian yang membuatnya kembali teringat akan ‘SHIN HYENA.’

ia menyusuri koridor kampus dengan wajah dinginnya yang membuat orang-orang segan menegurnya. Namun,mereka tidaklah tahu. Dibalik wajahnya yang dingin itu,Onew memilik beban batin yang harus ditanggungnya hingga saat ini.

Tiba-tiba…

‘Oppa…’ panggil seorang yeoja menepuk bahunya.

Onew terdiam,ia lalu berbalik kebelakang. Dilihatnya seohyun yang ternyata memanggilnya. Seohyun tertunduk lesu.

‘oppa… jeongmal mianhaeyo atas kejadian kemarin..’

Onew tersenyum lalu memeluk seohyun erat *MVP jangan Jealous ne? ^^ kekekekeke

seohyun membalas pelukan Onew.

‘ya Seo Joohyun… aku tidak pernah marah padamu. Karena kau adalah sahabat sekaligus dongsaeng kesayanganmu. Tidak ada yang bisa menggantikanmu sebagai Dongsaengku ne?’

‘jinjja? Kau tidak marah lagi???’

‘ne,… geuraeyo!’ jawab onew dengan senyum khasnya

‘kyaaa Oppa saranghae..’

Onew terbelalak… omona,,, apa yang dilakukan seohyun?

‘yaa hanya sebagai dongsaeng saja Pabo!’ teriak seohyun sambil menjitak kepala Onew.

‘HAHAHAHAHAHHAHAHAHA’ keduanya lalu tertawa keras dan terpingkal-pingkal

‘dasar! Nappeun dongsaengi!’

‘hehehehehe,nurut siapa? Oppanya ne? weee’ ejek seohyun

‘Hahahahaahaha,ne,ne terserah kau saja… oppa itu memang harus selalu mengalah.’

‘ye,ye,oppa! Kita pergi ke kantin ne?’

‘ne,kajja!’ onew dan seohyun,kedua sahabat itu pergi ke kantin.

-Seohyun POV-

Saat aku pulang dari kejadian kemarin,aku tak henti-hentinya menangis… rasa kesal dan sedih bercampur didalam hatiku. YA LEE JINKI! Bisakah kau membuka hatimu untuk yeoja lain?

aku pulang dan segera mandi karena sebelumnya aku sempat kehujanan dijalan. Selesai mandi,aku berbaring dikasurku.

‘Hoam…’ aku mengantuk. Aku rasa aku kelelahan hari ini. Mataku sudah mulai sepenuhnya terpejam,atau tepatnya mulai memasukki dunia mimpiku. Tiba-tiba tubuhku tidak dapat bergerak. Aku seperti mati rasa,aku ingin berteriak namun tidak bisa!

YA TOLONG AKU!

‘** Naega saranghaetdeon geu ireum

Bulleoboryeo nagalsurok neomu meoreojyeotdeon

[Kim Yun Woo]

Geu ireum ijen jeogeonoko na ulmeogyeo

Nae ane sumgo sipeojyeo

Neol

saranghal subakke eobseotdeo

Geu nareul ijen arajwoyo

[Onew]

Irul su eomneun sarangdo saranginikka

The name that I once loved

travels further away as I call it,

I write down that name, holding back tears,

I want to hide it within myself.

Please understand the days

when I had no choice but to love you

A love that was never realized, is still love’

Tiba-tiba kulihat sesosok yeoja cantik yang tidak asing lagi bagiku kini duduk dipinggir kasurku. Aku seperti orang gila saat itu juga. Ya! Shin Hyena! Ia menghampiriku. Pertamanya aku takut sekali melihatnya…. Karena wajahnya yang memar dan sedikit hancur itu seperti waktu ia kecelakaan. Namun,lama kelamaan wajahnya menjadi bersih. Tak ada lagi luka diwajahnya ia tersenyum padaku. Tiba-tiba ia memanggilku…

‘ya Seohyun ssi…’ ucapnya. Namun aku tidak bisa menjawab,tubuhku benar-benar mati rasa. Mulutku tak bisa bergerak,apalagi mengeluarkan suara. Ia tersenyum kembali padaku. Membuat tubuhku bergidik.

‘aku tahu… kau pasti kesal bukan pada Onew oppa?’ aku hanya menganggukan kepalaku

‘hmm,maafkan dia ya? Ini semua salahku… aku yang membuatnya seperti itu hingga sekarang. Aku benar-benar membuatnya menderita batin selama 2 tahun ini. Aku tahu,ia masih mengharapkan aku yang tidak mungkin dapat kembali ini… sumpah,aku tidak pernah menginginkan kejadian 2 tahun yang lalu itu kembali terjadi lagi. aku juga minta maaf. Karena itulah juga,membuatmu tidak dapat bersatu pada Onew oppa. Tapi seohyun ssi… asal kau tahu saja. Onew oppa memang bukan untuk dirimu…’

Aku tertegun… kutatap kembali ia…

‘kami berdua,memiliki ikatan batin disini…’ ucapnya sambil memegang dada kirinya.

‘hubungan yang sangat erat… yang tidak bisa dimiliki siapapun,termasuk kau yang sangat dekat padanya.’

Aku diam,tiba-tiba air mata mengalir dipipiku…

‘seohyun,jangan menangis ne? onew oppa memang bukan untukmu. Tapi ada seorang namja yang memang mencintai dan menyayangimu. Namun kau tidak tahu selama ini. Sebentar lagi ia akan menjadi milikmu… ooh ya,jangan khawatir,kau tidak perlu menghawatirkan Onew oppa lagi… aku sudah menitipkannya pada seseorang untuk ia jaga dan menjadi miliknya. Tugasku sudah selesai untuk menjaganya,aku harus pergi dengan tenang… sekali lagi… akan ada namja yang menjadi milikmu,dan… akan ada juga yeoja yang menggantikan posisiku di Onew oppa… sekali lagi aku mohon,jangan bersedih ne? bantulah Onew melupakanku,dan terimakasih telah menjaga Onew ku selama ini.’ Tiba-tiba ia hilang begitu saja dari pandanganku… aku masih mencerna perkataannya barusan. Benar katanya! Jinki memang bukan untukku… kurasa aku memang bisa terima sekarang.

‘BRAKKK!’

Seseorang mendobrak pintu kamarku. Ternyata ia… ia… JUNG YONGHWA?

ia memeluk erat tubuhku… aku yang masih sock refleks memeluknya erat juga

‘YA SEOHYUN… gwaenchana?’

‘ne oppa hiks…’

Yonghwa,sunbae ku yang cukup dekat dengaku…

‘aku tadi baru datang kerumahmu,tiba-tiba mendengar kau berteriak histeris namun kau tidak menjawab panggilanku dari luar. Ada apa?’

‘aniooo gwaenchana oppa hanya nightmare…’

Akhirnya aku dan yonghwa turun ke bawah dan duduk di ruang tamu. Kami duduk dalam keadaan pikiran masing-masing. Aku masih shock dengan kejadian aneh tapi nyata barusan. Sedangkan yonghwa? Ia malah diam membisu seperti biasa ia berlagak cool. Tapi,yaa memang ia sangat cool sih… hehehehehehehe *buat sone mian yah nih author buat seohyun agak tolol… 😄

‘hmm,baiklah seohyun… boleh aku bicara?’ ucap yonghwa oppa

‘apa?’

‘seohyun ah… saranghae maukah kau menjadi yeojachingu ku?’

Aku terdiam,mengingat perkataan hyena tadi… entah kenapa didekat yonghwa aku lebih nyaman dibanding Jinki oppa.

‘oppa…’

‘ne?’

‘aku mau….’

-Author POV-

‘mwo? Hahahahaha seohyun ah~ jangan bercanda ne?’

‘ani oppa! Aku bersumpah! Hyena memang datang padaku kemarin!’ protes seohyun

‘haha,ne,ne….’

‘ciih,ya sudah kalo kau tidak percaya…’

Tiba-tiba…

‘chagi…’

‘yonghwa oppa!’ teriak seohyun manja sambil memeluk namjachingu nya itu

‘ada waktu? Kita makan siang bersama yuk?’

‘mwo? Geurae! Kajja!’

‘kajja! Jinki… kau mau ikut?’

‘mwo? Anio… tidak usah,aku ada urusan penting yonghwa ssi…’

‘oppa? Benar tidak mau ikut?’

‘ne,silahkan saja kalian berdua…’

‘hmm,baiklah,kami duluan ne?’

‘ne…’

-Onew POV-

Aky hanya tertawa terpingkal-pingkal mendengar cerita bodoh seohyun. Mana ada orang yang sudah mati kembali ke bumi bukan? Seperti kata-katanya waktu itu.

pikiranku… aku teringat kembali pada yeoja yang bernama Hyesoo itu.

hmm,aku ingin mengunjungi kembali makam Hyena. Siapa tahu? Aku kembali bertemu dengan ‘Hyesoo.’

-Hyesoo POV-

Hari ini,aku agak lebih cepat datang ke pemakaman,karena aku ingin pergi ke suatu tempat. Setelah selesai berdoa dan sedikit membersihkan makam hyena,aku segera pergi ke tempat yang aku tuju. Saat di jalan,aku lihat sebuah mobil yang menyetirnya tidak lain adalah Onew. Namja yang baru kukenal kemarin. Aku ingin memanggilnya,namun.. ah! Aku kan baru kenal? Sok akrab sekali jika memanggilnya? Lantas aku segera masuk ke dalam Busway yang mengarah ke tepat tujuanku. Entah kenapa,aku belum pernah ke tempat ini sama sekali,tapi… hatiku mengatakan aku harus kesitu.

Selama diperjalanan,saat di lampu merah… aku melihat sekitar. Entah kenapa tiba-tiba air mataku terjatuh begitu saja. Aku benar-benar merasa kelam melihat tempat ini. Jantungku terasa sakit dan lemas. Apa jantungku maksudku jantung Hyena juga memiliki masalah seperti jantungku? Ah! Aigo~ tidak mungkin…. Aku kan selalu check ke dokter dan terakhir dokter bilang semuanya baik-baik saja. Lalu bus itu kembali berjalan… dan dalam waktu 10 menit kemudian,aku telah sampai di tempat itu… aku berjalan perlahan dan duduk di sebuah kursi kayu panjang. Aku menatap langit… omona~ hari ini begitu cerah. Aku menggerak-gerakkan kakiku… aku merasa sangat tenang di taman ini. Aku menghirup udara yang segar dari taman ini… benar-benar menyenangkan sekali….

-Onew POV-

Aku datang sambil membawa sebuah bucket bunga mawar putih. Aku mengampiri makam Hyena,duduk disamping nisannya. Makamnya begitu bersih? Apa baru dibersihkan? Tapi? Siapa? Kulihat lagi sebuah bucket bunga mawar berwarna putih sudah lebih dulu terhias di nisannya daripada punyaku. Apa keluarganya berkunjung? Tidak mungkin… keluarga hyena seluruhnya pindah ke jepang saat hyena meninggal 2 tahun yang lalu. Jadi siapa? Apa? Hyesoo? Tapi,pagi sekali? Biasanya ia datang sore-sore? Ah Molla…

Aku duduk,dan merenungi nasibku yang ditinggalkan oleh orang yang paling aku sayang… tiba-tiba saja sesuatu menghantuk kepalaku dengan kuat yang membuat pandangan mataku gelap…

Aku terbangun,masih dikuburan hyena sih,tapi.. tapi… HYENA! Ya dia berdiri dihadapnku sekarang. Wajahnya yang hancur dan berlumuran darah itu lama-lama berubah menjadi bersih. Aku tertegun…

‘Oppa…’ panggilnya padaku

‘Hyena? Chagi?’ aku mendekat kearahnya dan menyentuhnya namun…. ‘tembus…’

‘oppa… kita di alam yang berbeda sekarang….’

‘tapi? Ta…’

‘sst.. uljima… maaf,sudah dua tahun aku membuatmu menderita batin seperti ini. Jujur,ini bukan kehendakku… tapi ini takdir dari tuhan….’

‘hyena ssi apa yang?’

‘sst… dengarkan aku… aku-tidak-diizinkan-tuhan-untuk-memilikkimu-selamanya-Lee Jinki… aku hanya dapat memilikimu sementara.’

Aku menangis,… aku menatap wajah cantiknya itu. ingin kembali aku mebelainya… memeluknya… seperti dulu… aku ingin Hyena ku kembali padaku…

‘sst,jangan menangis… kau namja yang kuat ne? tenanglah… meskipun aku tidak bisa memilikkimu,… tapi…’

‘apa hyena? Apa??’ teriakku

‘aku sudah menitipkanmu pada seorang yeoja…’

‘ya hyena ssi aku hanya ingin KAU!’

‘aku tahu itu Jinki…. Tapi sadarlah! Ini bukanlah cerita dongeng yang bisa kau atur sesukamu! Inilah akhir kisahku! Kisah kita! Aku tidak akan pernah dapat kembali! Bersamamu seperti dulu! Buatlah aku bahagia Jinki! Buatlah arwahku ini tenang! Aku tahu aku sudah mati! Tapi aku tidak bisa tenang jika aku membuat batinmu sesak!’ ucap hyena terisak padaku..

Aku terdiam… merenungkan perkataannya…

‘kau tahu? Selama 2 tahun ini,nyawaku tidak tenang! Karena selalu mebuatmu susah! Juga membuat orang sekitarmu! Lupakanlah aku Jinki!’

‘YA HYENA ssi! Bagaimana aku bisa???’ aku meringis berlutut di hadapannya…

‘kau bisa… kau bisa jika kau mau… tebuslah kesalahanmu… ini adalah kesempatan kedua bagimu… tebuslah… aku harus pergi…’

‘ya bagaimana bisaa?’

‘tentu kau bisa,sudah sadar dari sini,pergilah ke tempat yang terlintas dibenakmu… dan.. kau akan tahu jawabnya…’ ucap hyena tersenyum…

Lama kelamaan hyena menghilang dari pandanganku… aku tidak dapat mengejarnya dan…

‘ya tuan,ayo bangun…’

Aku membuka mataku perlahan,kulihat seorang petugas pemakaman membangunkanku.

‘ooh,mianhae…’ ucapku

Ya,tadi rasanya seperti mimpi,tapii sangatlah terasa nyata. Bahkan,air mataku? Belum sempurna kering di pipku. Aku segera bangkit dan menuju mobilku. Selama di jalan aku mengingat-ingat kejadian tadi. Benar kata seohyun,hyena tidak tenang bila aku tidak dapat melupakan dirinya… saat di lampu merah aku melihat sekitar,jika aku lurus aku pulang tapi jika ke kanan?….

‘tentu kau bisa,sudah sadar dari sini,pergilah ke tempat yang terlintas dibenakmu… dan.. kau akan tahu jawabnya…’ aku kembali teringat akan perkataan hyena tadi…

Lantas saat lampu hijau,aku segera membantingkan setir mobilku ke kanan,yang hampir saja terjadi tabrakan. Aku terus konsen mengemudi hingga akhirnya aku sampai…

Aku turun dari mobilku dan berjalan…

‘[Kim Yun Woo]

Sucheon beoneul dorikyeo cheoeumui naro gan sungane

[Onew]

Gaseum han guseoge da asagal ne moseubin geol

I turn it back a thousand times,

going back to the place I was.

Back before a portion of my heart

was snatched away from me’

Betapa terkejutnya aku melihat… Hyesoo sedang duduk disitu… ia duduk sambil memegang sebuah bingkisan berwarna hijau yang sudah sangat pudar (?) aku lantas menghampirinya…

‘hyesoo…’

‘ah? Onew ssi?’

‘sedang apa disini?’

‘entahlah tapi feelinku aku ingin kesini saja…’

‘ooh,apa itu?’ Tanya ku to the point padanya

‘ini?’ ia mengangkat bungkusan itu

‘ne,apa?’

‘molla tapi aku menemukannya tadi di situ!’ ia menunjuk ke alah jalan raya,tempat hyena kecelakaan…

‘ooh’ gumamku

‘hehe…’

‘tidak penasaran dengan isinya?’

‘ng,hehe penasarn sih,tapi aku takut…’

‘hah? Takut wae?’ tanyaku terkekeh

‘bagaimana? Bagaimana kalo isinya BOM?’

#Brakkk

‘HAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHa’ aku tertawa terpingkal-pingkal..

‘heh? Emang lucu?’

‘HAHAHAHAHAHA aissh kau ini! Mana ada teroris disini!’

‘hehe,ne oppa..’

‘apa?’

‘oppa… memang aku tidak boleh memanggilmu oppa?’

‘anio gwaenchana… sini’

Aku segera membuka bungkusan itu,seperti anak kecil yang dapat hadiah natal (?) dengan cepat aku mengeluarkan hadiah itu…

Sepasang kalung dan surat?

Hyesoo asik memainkan kedua kalung itu dan aku membuka surat itu

“SAENGIL CHUKHAHAE HAMNIDA… SAENGIL CHUKHAHAE HAMNIDA… SARANGHAENEUN ONEW OPPA SAENGIL CHUKHAHAE HAMNIDA…

Oppa,selamat ulang tahun… aku harap kau semakin bisa lebih baik dari yang dulu apalagi sola ingatan kekekekekeke…

oppa,di hari ultahmu ini,aku mohon satu saja… jadilah dirimu sendiri,ONEW yang kukenal… aku mencintaimu oppa…

ingat bukan? Dulu kau pernah bilang? Jantungmu juga jantungku dan sebaliknya… peganglah dada kirimu. Meskipun nanti jantungku tidak padaku lagi,tapi jantungku selalu menemanimu. Bahkan mungkin ada disampingmu saat ini. Dan janji padaku ne? untuk membuatku bahagia… dan tenang… whoaaa jujur saja oppa,aku menulis surat ini penuh air mata. Soalnya entah kenapa aku ingin menangis saja saat memikirkanmu… sekali lagi SARANGHAEEEE #Chu~~

-SHIN HYENA,14th December 2008-”

Aku terdiam… air mata mengalir dipipiku.., hyesoo yang asik dengan kalung itu sadar dan segera menenangkanku…

‘Onew oppa… uljima…. Uljima waeyo?’

Ia lalu mengambil kertas surat itu dan membacanya,,,

‘h..hyena ssi? Jadi kau? Namjachingu nya?’

‘ne..’ jawabku lirih

‘omo,,, jangan menangis oppa…. Ingatlah hyena masih ada disini mu bukan?’ ucap hyesoo sambil mengusap dada kiriku pelan

Entah kenapa jntungku rasanya meledak-ledak tak karuan… mata kami saling bertemu dan… mungkinkah ini maksud hyena?

Aku segera memeluk erat hyesoo,ia mungkin agak kaget dengan tindakan konyolku ini

‘oppa?’

‘ya Hyesoo ssi…. Maukah kau?’

‘apa?’

‘mendampingiku? Menemaniku yang sedang sussah ini? Menjadi yeojaachinguku…’

Hyesoo terdiam,ia melepaskan pelukanku

‘hyesoo jawab aku! Jebal!’

‘oopppaa sebenarnya sudh lama aku menykaimu,saat kita pertama bertemu… tapi..’

‘apa?’

‘aku… takut…’

Aku tersenyum,dan memeluknya

‘sekarang kau tak perlu takut ne? aku menyukaimu…’

‘jinjja?’

‘ne,kau mau?’

‘hmm,ne oppa….’

‘[Kim Yun Woo]

Naega saranghaetdeon geu ireum

Bulleoboryeo nagalsurok neomu meoreojyeotdeon

[Onew]

Geu ireum ijen jeogeonoko na ulmeogyeo

Nae ane sumgo sipeojyeo

[Kim Yun Woo]

Neol saranghal subakke eobseotdeon

Geu nareul ijen arajwoyo

[Onew]

Irul su eomneun sarangdo saranginikka [2X]

The name that I once loved

(That I loved)

travels further away as I call it,

I write down that name, holding back tears,

I want to hide it within myself.

Please understand the days

when I had no choice but to love you

Even a short love, is still love’

-Hyesoo POV-

Aku tidak percaya… onew oppa menyatakan perasaannya? Secepat inikah? Tapi jujur aku sangat merasa nyaman padanya. Aku yakin,hyena juga menitipkannya padaku… aku membalas pelukannya. Kulihat seorang yeoja dibalik pohon. Kurasa itu hyena? Ia tersenyum padaku. Ia memberikan isyarat tangan yang berarti ‘Gomawo.’

Aku hanya mengangguk tersenyum….

hmm gimana readers? akhirnya gak bagus yaah?? :”(

maklum saya ini terburu-buru… hiks mianhae

buat Jenni semoga suka ^^

Naah intinya… ini FF yah menceritakan…

1.Penyesalan selalu datang terlambat

2.semua orang didunia ini berbeda

3.berusahalah menjadi yang terbaik agar tidak menyesal di akhirnya

4.tidak ada gunanya menyesali diri sendiri atas kesalahn yang telah dilakukan

Hohohohoohoho

kek puitisan

naah,saya harap semoga FF saya yang terlalu ngaco,aneh dan gak nyambung ini bahkan ancur tepatnya T___T

bisa memberikan suatu pesan moral bagi kalian semua

hehehehehe

sekian sepertinya saya akan hiatusss ^^

mau UAN

LOL

kalo saya udah UN semua yang mau request FF saya ladeni deeh

doakan saya juga yaah ^^

#PLAKKK

hwaiting ^_^❤

2 responses to “The Named I Love *Songfict part Onew* [2/2]

  1. bagus koq.hehe….
    temany mirip cerita kdrama yg main song seung hoon oppa sama lee so jin.
    mungkin krn endingny terlalu cepat yah.hehe….tp ttp bgs koq.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s